STEP BY STEP Cara Jual Foto Online Di Shutterstock 2022

82 / 100

Di artikel kali ini akan saya ulas cara jual foto online di Shutterstock. Penasaran caranya gimana? Simak artikel ini sampai habis.

Jika hobi fotografi, penting untuk mengetahui keberadaan situs microstock satu ini untuk tambah-tambah penghasilan. Yang penting konsisten posting konten.

Selebihnya tinggal manfaatkan kamera yang dimiliki untuk hunting foto. Hanya saja, karena anda jualan foto, anda banyak aspek yang harus diperhatikan.

Mulai dari ketentuan unggahan foto, jenis foto apa saja yang bisa di unggah, dokumen kelengkapan foto seperti property atau model release dan lain sebagainya.

Jadi, foto yang di upload tidak sembarangan. Apalagi yang dijual secara komersial atau menjual kepemilikan atas foto tersebut.

Komisi yang didapatkan memang tidak besar. Karena itu, makin banyak unggah foto, makin besar juga penghasilan anda.

Selain dengan jualan foto, anda juga bisa memanfaatkan akun anda untuk tujuan lain. Misalnya, dengan mengajak kontributor baru untuk gabung ke Shutterstock.

Atau mungkin mengajak buyer, entah itu perusahaan atau personal, untuk beli file-file digital di Shutterstock.

Bahkan, lebih jauh lagi, dimana anda bisa manfaatkan akun Shutterstock sebagai portofolio pribadi untuk lamar pekerjaan dibidang terkait.

Dan untuk anda yang ingin manfaatkan Shutterstock untuk Jual foto online lalu dapat penghasilan dari situ, simak artikel ini sampai habis.

Cara Jual Foto Online Di Shutterstock 2022

Untuk jual foto online di Shutterstock, harus daftar jadi kontributornya dulu. Untuk daftar, bisa manfaatkan situs dan aplikasi Shutterstock.

Sebagai contoh, di postingan ini akan saya ulas cara daftar kontributor di Shutterstock pakai versi situs atau desktop. Berikut langkah-langkahnya:

1. Kunjungi laman Shutterstock Kontributor

Pertama, silahkan download aplikasi Shutterstock Kontributor yang ada di Google Play Store dan App Store. Agar lebih mudah, boleh klik tautan ini atau disini.

Aplikasi ini sendiri sudah di unduh oleh lebih dari 1 juta orang dan sudah di ulas oleh lebih dari 155 ribu orang.

Ukurannya sendiri tidak terlalu berat, hanya 29 MB. FYI, aplikasi ini dirilis pertama kali pada 17 september 2014.

2. Sign up di aplikasi

Jika aplikasinya sudah terdownload, silahkan buka. Di tahap pertama, akan muncul pengenalan terkait dengan aplikasi.

Nah dibagian bawah ada tombol Sign Up. Klik saja disitu untuk mulai daftar sebagai kontributor baru Shutterstock.

3. Isi kolom pendaftaran yang tersedia

Kemudian akan terbuka kolom pendaftaran dimana pihak Shutterstock ingin mengetahui informasi seperti full legal name.

Untuk datanya sendiri terbagi dalam tiga bagian mulai dari full name, email, password dan display name.

Setelah memasukkan semua data diatas, jangan lupa centang kolom terms of service and privacy policy. Kalau sudah, klik Continue

Dalam beberapa kasus, biasanya akan muncul eror dengan tulisan seperti We were unable to process your request. Please visit the website.

Jika informasi seperti diatas muncul, atau dalam beberapa kasus, anda tidak bisa daftar di aplikasi Shutterstock, ikuti saja instruksi pemberitahuannya seperti apa.

Dengan demikian, anda harus daftar dari websitenya langsung. Berikut langkah-langkahnya:

  • Kunjungi laman shutterstock kontributor di mesin pencari apa saja entah itu Google atau Bing. Agar diarahkan langsung ke laman tersebut, langsung klik link ini
  • Setelah masuk ke laman kontributor, di beranda akun langsung klik tombol Get Started seperti yang terlihat pada gambar dibawah untuk memulai pendaftaran
  • Isi data kontributor yang terdiri dari beberapa bagian mulai dari Full Name, display name, email Address dan Password. Kalau sudah, centang kolom persetujuan, selesaikan rechaptcha dan lalu klik Next
  • Selanjutnya, anda diminta untuk verifikasi email yang digunakan sebelumnya untuk mendaftar. Jadi, buka saja email tersebut dan ikuti instruksinya sampai berhasil
  • Kalau sudah, anda diminta untuk mengisi alamat atau laman registrasi tahap dua. Isi saja semua alamat tersebut mulai dari residential address dan juga mailing address. Kalau sudah, klik Next

Usai mengisi alamat, anda langsung diarahkan ke dashboard kontributor untuk mulai upload foto baru anda di Shutterstock.


FAQ

Beberapa poin yang belum saya ulas diatas akan saya bahas terpisah dalam bentuk QnA dibawah, seperti:

1. Apa saja syarat jual foto online di Shutterstock?

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, dimana untuk daftar di Shutterstock harus memasukkan passport terlebih dahulu.

Dan ini jadi syarat utama agar bisa jual foto online di Shutterstock. Syaratnya apa? Apalagi kalau bukan daftar sebagai kontributor baru.

Setelah daftar, konfirmasikan pendaftaran ke email yang digunakan. Jika validasi email berhasil, anda diminta untuk lengkapi profil.

Selanjutnya tinggal upload foto sebanyak mungkin. Agar foto tidak direject, sebisa mungkin untuk upload foto berkualitas tinggi dan menarik.

2. Apakah setiap foto yang di unggah akan di review dulu oleh Shutterstock?

Sudah pasti. Ini bertujuan agar foto yang di unggah sesuai dengan syarat dan ketentuan unggahan file di Shutterstock.

Jadi, ada kemungkinan foto akan di reject atau diterima. Kalau di reject atau di tolak, bisa minta peninjauan ulang.

Dan biasanya, penolakan disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, file berkualitas rendah atau terkesan mirip dengan yang sudah ada.

Kedua, anda tidak membaca syarat dan ketentuan dimana ada dua jenis file yang biasanya di unggah.

Pertama, pratinjau dan kedua file asli dengan nama yang sama. Untuk file asli tersebut harus di masukkan ke Winrar.

3. Berapa minimum Payout di Shutterstock?

Sepengalaman saya, minimum payout di Shutterstock adalah $35 via PayPal atau metode pencairan lain yang didukung, Payoner misalnya.

Hanya saja, nominal default penarikan adalah $50. Artinya, jika ingin cairkan pendapatan di nominal pertama diatas, harus set dulu di laman payment.

4. Bagaimana cara unggah foto di Shutterstock setelah akun Kontributor jadi?

Setelah akun kontributor bisa di akses, akan ada permintaan untuk upload atau unggah file pertama anda di platform ini.

Nah tinggal siapkan file yang mau di unggah. Jika sudah, masuk ke dashboard akun lalu klik tombol Upload.

Berikutnya silahkan drag file yang mau di unggah atau bisa klik tombol Select Files. Jika foto sudah terupload, isi deskripsi tentang foto.

Deskripsinya bisa pakai Bahasa Inggris atau Indonesia. Saran sih mending pakai bahasa Inggris agar lebih mudah di temukan calon pembeli.

Kolom deskripsinya sendiri ada beberapa macam mulai dari judul foto, kategori foto, keyword serta tag yang berkaitan dengan foto.

Jika semua kolom sudah terisi, langkah selanjutnya adalah klik tombol Upload. Otomatis, file tersebut akan masuk ke laman pending.

Tinggal tunggu proses review dari Shutterstock. Prosesnya bisa cepat atau lama. Tergantung situasi dan beberapa aspek, deskripsi dan foto itu sendiri.

5. Bagaimana cara payout atau cashout pendapatan di Shutterstock?

Pendapatan dari Shutterstock di kirim ke akun PayPal atau metode pembayaran yang dipilih tiap tanggal 6-15 bulan berjalan.

Hanya saja, pembayaran akan dilakukan bulan selanjutnya apabila di bulan sebelumnya, minimum cashout sudah tercapai.

Misalnya, pada bulan Januari saldo sudah $35,01 maka pada bulan selanjutnya yakni Februari barulah pembayaran akan di proses.

Perhatikan, agar saldo bisa masuk ke akun, pastikan anda sudah mengisi formulir pajak yang caranya sudah saya bahas disini.

6. Berapa harga jual foto di Shutterstock?

Harga jualnya sih bergantung sama beberapa aspek mulai dari jenis file yang dijual, hak cipta foto, kualitas dan lain sebagainya.

Di Shutterstock, pihak merekalah yang menentukan harga jual foto tersebut. Dan kontributor akan dapat komisi 30% dari harga asli.

Misalnya, ada foto anda yang berhasil terjual $10. Dengan demikian, pihak Shutterstock akan dapat $7 dan anda akan dapat $3.

Komisi untuk kontributor memang rendah tapi masih cukup tinggi di banding platform lain. FYI, rata-rata komisi per penjualan foto di Shutterstock adalah $0,25 per foto.

7. Jenis file digital apa saja yang bisa di jual di Shutterstock?

Ada banyak mulai dari foto, gambar vektor, audio, video footage, logo, template siap jadi, dan lain sebagainya.

Penutup

Seperti yang sudah disebutkan diatas yang mana konsistensi adalah kunci agar berhasil dapat uang dari situs microstock.

Artinya, sekalipun akun kontributor sudah jadi kalau tidak dimanfaatkan dengan baik maka hasilnya akan sama saja.

Sebisa mungkin akun kontributor milik anda terisi dengan foto atau file digital lain entah itu gambar vektor, musik dan lain sebagainya.

Demikian artikel tentang cara jual foto online di Shutterstock 2022. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar